10 Tips Dan Strategi Menjalankan Bisnis Coffee Shop | Atenda.id

Penuh Inspirasi, wawasan dan pengetahuan

Atenda selalu memberikan yang terbaik dan terakurat untuk Anda

Home > Blog > 10 Tips Dan Strategi Menjalankan Bisnis Coffee Shop

icon kopi2.jpg


10 Tips Dan Strategi Menjalankan Bisnis Coffee Shop

Atenda.id | 11 May 2020

Kopi merupakan salah satu minuman populer di Indonesia sejak dulu. Mulai dari kelas bawah hingga kelas atas, mereka semua menyukai kopi. Karena kepopulerannya, kini banyak pengusaha Indonesia memulai bisnis kopi, dari kedai kopi tradisional hingga kafe-kafe modern. Bisnis kedai kopi atau coffee shop adalah peluang besar dan menjanjikan. Namun, itu semua tergantung bagaimana cara Anda mengelola dan mengembangkannya. Lalu bagaimana cara memulai bisnis coffee shop atau kedai kopi? Ikuti tipsnya di bawah ini.


Baca Juga: Panduan Pemilik Usaha Kembali Kerja Setelah COVID-19


  1. Tipe Coffee shop

Ada bebeberapa jenis coffee shop yang bisa Anda pilih, seperti warung kopi yang sederhana untuk masyarakat, coffee shop untuk masyarakat menengah hingga coffee shop untuk kelas atas. Tentukan terlebih dulu target yang ingin Anda bidik, lalu persiapkan coffee shop seperti apa yang ingin didirikan.


  1. Target market yang dituju

Menentukan target market di awal merupakan langkah yang baik. Karena dengan begitu, Anda sudah memiliki gambaran coffee shop seperti apa yang ingin dibuat. Jika sudah mengetahui target market yang dituju, Anda mudah menentukan langkah-langkah berikutnya.


  1. Strategi apa yang dilakukan

Membangun bisnis memang tidak mudah. Oleh karena itu, perlu persiapan yang matang agar bisnis dapat berjalan dengan lancar. Mulai dari diversifikasi bisnis, strategi mengembangkan pasar, mengembangkan produk, hingga jenis promosi yang ingin dilakukan.


  1. Modal Bisnis

Modal adalah salah satu hal penting yang harus dipikirkan sebelum memulai bisnis. Untuk memulai bisnis kedai kopi, modal Rp1 juta pun cukup. Seperti yang dikatakan Irfan Rahadian Sudiyana, owner Kiwari Coffee. Ia mengatakan bahwa, “modal itu kan tergantung. Kalau bisnis kopi itu sebenarnya modalnya cuma 2, kopi dan air (panas) saja. Kalau mau pakai alat racik manual yang sederhana, asal sudah ada tempatnya modal Rp 1 juta pun cukup untuk beli alatnya dan bahan baku”. Mulailah dengan kedai kopi sederhana dan jangan pernah paksakan untuk membuat kedai kopi yang mewah. Bagaimanapun Anda harus melihat bagaimana kemampuan Anda.

 

  1. Target Konsumen

Sebelum memulai, Anda juga harus memikirkan dan menentukan siapa target yang cocok untuk bisnis kedai kopi Anda. Setelah menentukan target konsumen, Anda juga harus mulai menganalisanya, berapa penghasilannya, apa pendapat mereka tentang cita rasa kopi, dan apa pekerjaan mereka? Memahami konsumen dengan baik, berarti Anda dapat menentukan strategi yang tepat seperti lokasi bisnis, desain coffee shop yang cocok, harga yang pas, dan lain sebagainya.

 

  1. Mencari Supplier

Mencari supplier juga harus disesuaikan dengan target konsumen yang telah Anda tentukan. Misalnya, Anda menentukan bahwa target konsumen Anda adalah kelas menengah ke bawah, berarti Anda dapat mencari supplier dengan mudah di pasaran. Tapi, jika target konsumen Anda adalah kelas menengah ke atas yang lebih mementingkan cita rasa daripada harga, Anda harus mencari supplier kopi dengan kualitas yang baik, dan tidak cukup dengan kopi bubuk instan yang dijual dipasaran. Jadi, cobalah cari supplier kopi yang bisa memberikan kualitas baik dengan harga yang cocok. Coffeeland merupakan salah satu supplier kopi yang menyediakan seluruh kebutuhan Coffee Shop / Kedai Kopi.  Hanya dengan biaya awal paket usaha mulai dari 78 juta hingga 125,5 juta, Anda sudah bisa memulai bisnsi kopi sendiri.


  1. Konsep Bisnis

Untuk menghindari persaingan bisnis kopi, Anda harus membuat konsep yang kuat. Selain untuk membedakan bisnis Anda dengan bisnis kopi lainnya, konsep bisnis juga dapat membantu menarik konsumen hingga membantu mengembangkan bisnis. Konsep yang Anda gunakan dalam membuka kedai kopi akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis. Misalnya, Anda mengusung konsep minimalis, maka menu kopi yang dibuat juga harus berkonsep minimalis. Apapun konsep yang digunakan, Anda tetap harus mengedepankan kenyamanan. Apalagi, kebanyakan orang menikmati kopi saat bersantai.

 

  1. Lokasi Bisnis

Apapun bisnis yang dijalankan, lokasi strategis adalah salah satu hal yang dapat menentukam apakah bisnis Anda akan berkembang. Misalnya, Anda menggunakan konsep kedai kopi sederhana, berarti Anda harus memilih lokasi yang berdekatan dengan banyak orang. Namun, jika Anda menggunakan konsep kafe, Anda dapat mencari lokasi yang berdekatan dengan kampus, mall, sekolah, kantor, dan lain sebagainya.


  1. Promosi Bisnis

Untuk memperkenalkan produk ke masyarakat luas, Anda harus melakukan promosi bisnis. Di mana promosi bisnis dapat Anda lakukan dengan berbagai cara, mulai dari menggunakan strategi word of mouth, me-review kedai kopi Anda melalui social media, atau memberikan diskon harga kepada konsumen Anda di hari-hari spesial seperti ulang tahun, hari natal, dan lain sebagainya. Selain promosi bisnis, Anda juga harus terus berinovasi untuk terus mempertahankan eksistensi kedai kopi dan mengembangkan bisnis.


  1. Rencana di masa mendatang

Selain itu, Anda juga perlu mempelajari perencanaan apa yang akan dilakukan di masa yang akan datang. Siapa kompetitor Anda dan bagaimana cara menghadapi persaingan tersebut hingga di masa mendatang agar bisnis yang dijalankan dapat meningkat.

 

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk memulai bisnis kedai kopi. Setelah bisnis Anda berhasil dijalankan dengan baik, Anda juga harus mulai memikirkan untuk mengatur karyawan. Usaha yang baik selalu dimulai dari sumber daya manusia yang baik agar ketika membuat keputusan untuk mengembangkan bisnis juga menjadi lebih mudah. Untuk mengatur karyawan dengan mudah dan instan, Anda dapat menggunakan aplikasi absensi, jadwal kerja dan software payroll Atenda. Dengan mendaftarkan perusahaan ke Atenda, Anda juga dapat memonitor karyawan Anda di mana pun dan kapan pun. Atenda juga memiliki berbagai fitur yang dapat membantu Anda mengelola bisnis, misalnya absen online, pengajuan izin, cuti, buat jadwal kerja, shift kerja, software payroll Indonesia hitung gaji online. Temukan fitur lengkap Atenda di sini.

Cintai bisnis anda dengan mudah.

Atur karyawan anda, dalam hitungan menit. Dimana pun. Kapan pun.