3 KESALAHAN FATAL YANG SERING DILAKUKAN PENGUSAHA DALAM MENGEMBANGKAN BISNISNYA!|Atenda.id

Penuh Inspirasi, wawasan dan pengetahuan

Atenda selalu memberikan yang terbaik dan terakurat untuk Anda

Home > Blog > 3 Kesalahan Fatal Yang Sering Dilakukan Pengusaha Dalam Mengembangkan Bisnisnya!

200520-atenda-absen-online-kesalahan-fatal-bisnis-icon.jpg


3 Kesalahan Fatal Yang Sering Dilakukan Pengusaha Dalam Mengembangkan Bisnisnya!

Atenda.id | 20 May 2020

Apakah Anda merasa bahwa usaha Anda saat ini tidak berkembang pesat, padahal buka usaha sudah lama? Ataukah Anda mau buka cabang, tapi kondisi yang ada dilapangan adalah team Anda atau Anda sendiri belum siap untuk buka cabang, karena tidak adanya orang yang tepat ataupun sistem operasional Anda belum siap untuk menghadapi cabang baru? 


Baca Juga: Cara Menjaga Hubungan Dengan Pelanggan


Kalau memang Anda mengalami hal ini, tentunya Anda harus mencari tahu mengapa hal tersebut bisa terjadi? Lalu tentunya Anda juga harus tau, bagaimana cara menghadapinya! Berikut ini kesalahan-kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh para pengusaha dalam mengembangkan bisnisnya. 


1. Bekerja seorang diri dan terlalu mengandalkan kemampuan sendiri! 

Banyak tipikal pengusaha yang menjadi “SUPERMAN” didalam bisnisnya! Padahal yang perlu Anda ketahui, bahwa bisnis Anda dapat berjalan kalau Anda dapat memiliki superteam didalam bisnis Anda.


Apakah Anda ingin ketika Anda sedang pergi libur, tapi Anda masih harus disibukan dengan otorisasi pembayaran bank? Ataukah pas Anda sedang makan siang, namun Anda harus memutuskan memakai supplier yang mana untuk melakukan pembelian? 


Bisa repot juga kan kalau hal itu terjadi didalam bisnis Anda! Tentunya waktu untuk Anda pribadi atau pun waktu untuk keluarga akan habis terpakai untuk mengurusi bisnis Anda.


Lalu bagaimana Anda bisa menyelesaikan problem ini didalam bisnis Anda ? 

  • Pertama-tama mulailah dengan mencari orang yang tepat! Ingatlah bisnis yang hebat selalu didukung oleh orang-orang hebat didalamnya! Jadi pastikan bahwa Anda bisa merekrut orang-orang yang baik, orang-orang yang berakhlak dan orang-orang yang profesional didalam usaha Anda!
  • Kembangkan team Anda! Banyak orang yang berpikir bahwa ketika mereka mengembangkan teamnya, nanti malah teamnya bisa berkhianat dan membuka bisnis yang baru. Pertanyaannya, apabila Anda memiliki team yang tidak pandai atau tidak smart, apakah bisnis Anda juga bisa berkembang? Tentunya susah bukan! Maka dari itu kembangkan terus team Anda! Tidak perlu memikirkan apakah nantinya mereka tetap bersama dengan Anda atau tidak, tapi terus tabur dulu hal yang baik kepada mereka! Kalau jodoh dengan Anda, maka tentunya mereka akan terus support Anda.
  • Berikan kepercayaan dengan team yang memiliki kompetensi dan akhlak yang baik! Ketika Anda tidak bisa percaya dengan team Anda, maka pertanyaan yang kembali adalah apakah team Anda akan percaya dengan Anda? Jelas mereka akan tidak percaya dengan Anda juga kan? Tentunya juga jika Anda ingin memiliki superteam, maka mau tidak mau Anda juga harus mencari orang yang dapat dipercaya.
  • Berikan reward dan punishment yang tepat! Ketika team sudah bisa dipercaya, maka ada hal yang perlu diberikan kepada mereka, yakni adalah reward. Reward untuk team berprestasi sangat perlu diberikan untuk memacu motivasi mereka terus berkembang. Sedangkan untuk team yang kurang baik, maka teknik pemberian punishment adalah hal yang perlu dilakukan agar mereka dapat berbenah menjadi lebih baik. 

2. Tidak memikirkan modernisasi usaha dan bekerja dengan cara konvensional!

Banyak pengusaha yang saat ini masih mengembangkan usahanya dengan cara konvensional, artinya cara operasional perusahaannya berdasarkan instruksi dari pemimpin atau owner usahanya. Owner memerintahkan “A”, maka semua orang bergerak ke “A”. Owner memerintahkan "B", maka team bergerak ke “B”. 


Pertanyaannya, apabila owner perusahaan tersebut sakit atau tidak bisa dihubungi, kira-kira apa yang terjadi dengan usaha tersebut? Yakin dan percaya usaha tersebut akan berhenti berjalan atau berjalan tapi tanpa ada arahan yang tepat.


Maka dari itu sekarang sebagai pengusaha yang modern, Anda harus memodernisasi usaha. Bagaimana supaya Anda bisa memodernisasi usaha Anda, antara lain dengan cara : 

  • Buat terlebih dulu SOP atau Standard Operating Procedure didalam usaha Anda! Dimana SOP ini nantinya akan memberikan arahan terhadap setiap alur bisnis didalam usaha Anda. Siapa saja yang berwenang mengambil keputusan dan siapa saja yang bersangkutan dengan transaksi-transaksi operasional yang terjadi didalam perusahaan. Semua itu tercantum didalam SOP! Jadi apabila Anda sebagai pengusaha sudah memiliki SOP, minimal sebagian pekerjaan bisa Anda delegasikan dengan maksimal kepada team Anda.
  • Gunakan program untuk membantu Anda mengontrol jalannya SOP tersebut! Banyak perusahaan membuat SOP dan mengontrolnya secara manual, atau menggunakan tenaga manusia saja. Bisakah? Tentu bisa, tapi efektif kah? Kalau efektif tergantung dari skala usahanya. Kalau misal usaha masih kecil, mungkin efektif karena bisa langsung dipantau. Tapi kalau usaha sudah besar, mungkin akan lebih susah. Karena tentunya transaksi yang terjadi akan lebih banyak dan mengakibatkan personel Anda akan lebih susah mengecek satu persatu apakah SOP tersebut berjalan dengan baik atau tidak! Maka dari penggunaan program akuntansi atau program pendukung kegiatan operasional sangat baik digunakan, khususnya untuk mengontrol SOP yang berjalan. Tentunya ketika memilih program pun, pastikan program yang digunakan juga bisa mengimplementasikan SOP standard yang Anda terapkan diperusahaan Anda.
  • Buatlah manual book untuk setiap kegiatan operasional yang teknis secara digital! Bayangkan jika Anda memiliki sebuah SOP pelayanan customer, dimana SOP tersebut mengajarkan kepada team customer service Anda bagaimana caranya berbicara, bagaimana nada suara yang sopan, bagaimana caranya meminta maaf. Lalu semuanya itu Anda tuliskan dalam sebuah narasi yang perlu dibaca oleh team Anda. Kira-kira apakah mereka akan mengalami kesulitan dalam memahami isi dari narasi tersebut? Kami yakin dan percaya, pasti mereka akan mengalami banyak kesulitan untuk memahami dan menerapkannya! Maka dari itu penggunaan video sebagai suatu sarana untuk pengajaran hal teknis kepada team Anda sangat baik untuk bisa diterapkan. Berikan edukasi standard kepada team dan buatlah hal tersebut secara video dan mudah untuk dipelajari. Otomatis ketika Anda ingin membuat cabang baru, hal tersebut akan sangat mudah untuk diwujudkan. 

3. Tidak pernah memperhatikan laporan keuangan!

Ini kesalahan klise yang sering dilakukan oleh pengusaha, dimana akhirnya mereka bingung sendiri ketika keuangan usaha sudah mulai ketat dan tidak ada uang lagi untuk membayar supplier ataupun biaya-biaya perusahaan. Sebagai pengusaha yang baik Anda sangat perlu untuk memiliki laporan keuangan, namun apa saja yang harus diperhatikan ketika Anda memiliki atau membuat laporan keuangan? Hal tersebut antara lain adalah : 

  • Buatlah laporan keuangan secara detail! Meliputi laporan laba rugi, laporan neraca, laporan arus kas, laporan hutang piutang, laporan persediaan, dsbnya. Banyak pengusaha hanya membuat laporan laba rugi saja, karena tidak tahu cara membuat laporan yang lain. Alhasil didalam laporan laba rugi sudah kelihatan bahwa usaha untung atau rugi, namun untuk sehat atau tidak, didalam laporan laba rugi tidak bisa mengindikasikan seluruhnya untuk penilaian tersebut.
  • Buatlah laporan keuangan yang periodik dan terbit tiap bulan! Kadang ada pengusaha yang menerbitkan laporan keuangan setiap tahun sekali. Pertanyaannya apa gunanya laporan keuangan Anda apabila terbit cuma setahun sekali? Tentunya laporan keuangan tersebut sudah basi dan tidak bisa digunakan untuk analisa ataupun mengambil keputusan. Laporan keuangan yang baik adalah laporan keuangan yang terbit tiap bulan dan maksimal harus terbit H+10 dari bulan sebelumnya. Alias apabila sekarang bulan Mei 2020, maka laporan Mei 2020 harus terbit maksimal tanggal 10 Juni 2020. Apabila Anda sudah memiliki laporan yang terbit ontime seperti inilah baru usaha Anda lebih mudah dianalisa dan lebih dapat segera mengetahui langkah strategis apa yang bisa dilakukan untuk usaha Anda!
  • Lakukan audit eksternal secara berkala! Meskipun departemen accounting Anda sudah bisa melakukan pembuatan laporan keuangan yang baik, namun belum tentu laporan keuangan yang dibuat tersebut benar dan valid! Bisa jadi karena keterbatasan tenaga, akhirnya kasus kecurangan dilapangan tidak dapat terdeteksi oleh accounting Anda. Maka dari itu sesekali lakukanlah audit eksternal, dimana Anda bisa menggunakan jasa pihak ketiga untuk melakukannya. Tentunya hal ini memiliki biaya yang cukup lumayan, namun lebih bagus dari pada akhirnya terjadi kecurangan didalam usaha Anda yang mengakibatkan kerugian ratusan juta ataupun milyaran!

Jadi kira-kira itulah 3 kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengusaha dalam mengembangkan bisnisnya, beserta juga saran-saran untuk Anda dalam mengembangkan usaha Anda. Semoga bermanfaat dan sukses terus untuk Anda!

Profil Kontributor

Dedy Sidarta BKP. CFP. PFM 

Memiliki pengalaman konsultasi lebih dari 30.000 jam di 32 kota di Indonesia dalam melakukan konsultasi, training, mentoring dibanyak perusahaan dari berbagai macam industri seperti manufaktur, forwarding, pelayaran, kontraktor, restaurant, jasa pengangkutan, distributor, SPBU, peternakan, dan masih banyak lagi.



Cintai bisnis anda dengan mudah.

Atur karyawan anda, dalam hitungan menit. Dimana pun. Kapan pun.