5 Langkah ke Tempat Kerja yang Aman dan Sehat

Penuh Inspirasi, wawasan dan pengetahuan

Atenda selalu memberikan yang terbaik dan terakurat untuk Anda

Home > Blog > 5 Langkah ke Tempat Kerja yang Aman dan Sehat

20200806-atenda-lingkungan-kerja-sehat-icon.jpg


5 Langkah ke Tempat Kerja yang Aman dan Sehat

Atenda.id | 03 Aug 2020

Ketika bisnis dibuka kembali setelah penutupan pandemi COVID-19, satu hal yang pasti: itu tidak akan menjadi bisnis seperti biasa.


Baca Juga: Cara Mendapatkan Kenaikan Jabatan Di Kantor


Pertanyaannya sekarang, bagaimana Anda bisa membuka kembali bisnis Anda dengan aman?


Bagaimana Anda bersiap untuk kembali bekerja sangat penting untuk menjaga Anda, staf Anda, dan pelanggan Anda aman. Dan itu tidak harus terlalu sulit, berikut adalah 5 langkah untuk membantu Anda menciptakan lingkungan kerja yang aman.


Langkah 1: Periksa kesehatan karyawan sebelum staf mulai bekerja

Pada tahun 2019, seorang karyawan yang sakit adalah masalah kecil. Pada tahun 2020, karyawan yang sakit dapat mengakibatkan seluruh tim Anda dikarantina dan menyebabkan tutupnya bisnis Anda.


Jangan terjebak kekacauan jika ada karyawan yang sakit saat bekerja. Berikut adalah beberapa kiat untuk memeriksa kesehatan tim Anda sebelum mulai bekerja.


  • Lakukan pemeriksaan pra-kerja. Gunakan alat sederhana yang efisien untuk membantu mencegah staf yang sakit masuk kerja. Pemeriksaan ini akan memberi tahu Anda jika karyawan memiliki gejala apa pun sehingga Anda dapat menindaklanjuti dan meminta mereka untuk tidak masuk kerja.
  • Periksa kembali status kesehatan karyawan Anda. Ketika karyawan benar-benar bekerja, gunakan pertanyaan pada jam masuk untuk memeriksa kembali status mereka. Anda dapat bertanya kepada karyawan apakah mereka telah mengukur suhu tubuh mereka dan apakah mereka telah mengikuti standar kebersihan yang baik seperti mencuci tangan.
  • Berikan jenis absen cuti dengan catatan cuti COVID-19. Untuk karyawan Anda yang mungkin sakit atau terisolasi mandiri, buat deskripsi cuti khusus untuk mereka. Deskripsi ini akan membantu Anda menghindari menjadwalkan karyawan yang sakit atau berisiko.


Langkah 2: Gunakan satu alat komunikasi untuk berbagi praktik kebersihan yang diperbarui

Mengikuti praktik kebersihan adalah salah satu cara termudah untuk meningkatkan keselamatan di tempat kerja. Baik Anda mengoperasikan restoran atau klinik, penting untuk memastikan bahwa semua permukaan yang bersentuhan tinggi seperti gagang pintu sering didesinfeksi.


Selain itu, barista dan dokter Anda harus mencuci tangan sebelum dan sesudah melayani setiap pelanggan dan menjaga jarak sosial yang aman. Berikut adalah tiga tips untuk membantu Anda dan tim Anda mempraktikkan prosedur kebersihan yang lebih baik.


  • Gunakan video. Bagikan video penjelasan protokol baru. Jika Anda memerlukan staf resepsionis penerima tamu di klinik Anda untuk menjaga jarak sosial yang aman, bagilah video tentang bagaimana seharusnya mereka melakukan hal itu.


  • Pin dokumen penting. Bagikan dokumen-dokumen itu dalam platform komunikasi yang memiliki fitur pin pesan teratas, seperti Whatsapp atau Telegram, untuk menjaga agar staf Anda tetap terbarui dengan aturan keselamatan tempat kerja terbaru.
  • Gunakan platform yang memiliki fitur “Dibaca”. Gunakan fitur konfirmasi, seperti tanda terima baca, untuk memastikan staf Anda membaca pesan komunikasi Anda.


Langkah 3: Minimalkan kontak yang tidak perlu

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, virus COVID-19 menyebar melalui sentuhan permukaan yang terkontaminasi. Meminimalkan kontak yang tidak perlu sebagai salah satu praktik keselamatan menjadi penting di tempat kerja. Meskipun tidak mungkin untuk menghilangkan semua kontak, berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi kontak.


  • Gunakan aplikasi absensi tanpa sentuhan. Sistem absensi manual, seperti ceklok kartu absensi atau mesin absensi sidik jari, dapat meningkatkan peluang penyebaran virus. Sebagai gantinya, tingkatkan ke sistem absensi tanpa sentuhan dengan foto wajah sehingga tim Anda tidak harus menyentuh apa yang telah disentuh orang lain.
  • Aktifkan absensi melalui handphone. Izinkan staf untuk masuk pada perangkat seluler mereka sendiri, untuk mengurangi kontak dengan mesin absensi.
  • Fleksibelkan jam makan siang dan istirahat. Dukung anggota tim untuk menjaga jarak sosial dengan menjadwalkan waktu istirahat pada waktu yang berbeda. Ini akan mengurangi kontak fisik dan memungkinkan untuk menghapus permukaan umum sebelum karyawan berikutnya masuk.


Langkah 4: Buat pola jadwal alternatif

Hindari risiko seluruh tim Anda terinfeksi sekaligus dengan penjadwalan yang cerdas. Berikut adalah beberapa cara alternatif untuk menjadwalkan tim Anda.


  • Gunakan regu divisi atau grup. Bagi tim Anda menjadi regu divisi atau grup yang hanya bekerja dengan anggota dalam divisi grup itu. Ini dapat membantu mengatasi wabah penyakit karena hanya anggota grup regu divisi yang akan menghadapi risiko daripada seluruh tenaga kerja Anda.
  • Otomasi penjadwalan Anda. Bangun templat penjadwalan untuk membantu melacak karyawan yang sakit dan sehat secara otomatis untuk lingkungan kerja yang aman.
  • Berdayakan tim Anda. Aktifkan tim Anda untuk bertukar shift dengan karyawan lain dalam skuad mereka untuk menghindari ketidakhadiran menit-menit terakhir.


Langkah 5: Pantau kesejahteraan staf

Tidak ada cara yang lebih baik untuk menunjukkan kepada karyawan Anda bahwa Anda menghargai semua kerja keras mereka selain memeriksa kesehatan dan kesejahteraan mereka. Dari layanan pengiriman makanan restoran hingga pengiriman baju oleh butik, karyawan selalu berada di garis depan. Dan mereka akan lebih baik jika Anda menempatkan kesehatan mereka sebagai prioritas utama.


  • Beri catatan setelah shift. Sebelum ceklok pulang, pastikan staf merasa sehat.
  • Komunikasi tatap muka. Atur percakapan informal dengan tim Anda untuk menanyakan kesehatan mereka - baik secara fisik dan mental.


Kembali bekerja dengan aman

Ciptakan praktik keselamatan adalah cara terbaik untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman.

Cintai bisnis anda dengan mudah.

Atur karyawan anda, dalam hitungan menit. Dimana pun. Kapan pun.