Cara Izin Sakit Bekerja Yang Baik dan Benar | Atenda.id

Penuh Inspirasi, wawasan dan pengetahuan

Atenda selalu memberikan yang terbaik dan terakurat untuk Anda

Home > Blog > Cara Izin Sakit Bekerja Yang Baik dan Benar

icon sakit2.jpg


Cara Izin Sakit Bekerja Yang Baik dan Benar

atenda.id | 27 Feb 2019

Kita semua pasti pernah merasakan saat bangun tidur tiba-tiba merasakan pusing, badan merasa lemas, dan mungkin merasa akan muntah. Ketika kamu sakit dan kamu mengetahui jika kamu tidak bisa untuk berangkat kerja, karena untuk istirahat agar sembuh. Jadi, kamu mencari cara agar atasan kamu yakin jika kamu memang sakit dan kamu tidak berbohong hanya untuk hari libur saja.

 

Jadi, jangan takut!

 

  1. Periksa Jatah Cuti

 

Sebelum kamu melatih suara agar kamu terdengar sedang saki, pastikan dulu mengenai jatah cuti untuk sakit di perusahaanmu. Karena banyak perusahaan yang menyediakan kesempatan cuti ketika sedang sakit dalam setahun. Jadi, sebaiknya kamu pastikan sisa jatah cuti yang tersisa, jangan sampai kamu kehabisan jatah cuti yang membuatmu di pecat atau mendapat peringatan dari atasan kamu.

 

Kamu bisa cek jatah cuti kamu melalui website kantor, aplikasi absensi, telephone HRD, dll. Seperti fitur yang ada di aplikasi Atenda, akan mempermudah HRD untuk mengatur jadwal cutimu.

 

  1. Mencari Pengganti

 

Salah satu cara untuk menghindari masalah besar dalam perusahaan adalah dengan cara mencari pengganti kamu. Maksudnya adalah, mencari teman kamu yang sedang libur untuk menggantikan jadwal kamu bekerja, dan sebagai gantinya, kamu akan bekerja di jadwal temanmu yang menggantikan jadwalmu, jangan lupa memberikan penghargaan kepada temanmu yang sudah bersedia menggantikan jadwalmu. Dengan cara seperti itu, rasa takutmu untuk izin ke atasan akan berkurang karena tidak akan mengganggu perusahaan.

 

  1. Telephone, SMS, atau Email

 

Pasti kamu lebih tahu cara terbaik untuk menghubungi atasanmu. Setiap perusahaan memiliki kebiasaan yang berbeda dan SOP yang berbeda pula untuk menghubungi satu sama lain. Misalnya di perusahaanmu lebih memilih menggunakan watsapp daripada SMS, sehingga kamu jangan menghubungi menggunakan SMS, atasanmu mungkin akan merasa terganggu jika melalui SMS atau melalui telephone.

 

  1. Cara Izin Melalui Telephone

 

Jika kamu tahu bahwa hari saat kamu sakit adalah hari yang senggang(tidak terlalu banyak pekerjaan) maka kamu tidak terlalu mencemaskannya, tetapi jika hari tersebut adalah hari yang sibuk, banyak pekerjaan dan deadline, maka kamu bisa sedikit panik. Meskipun atasanmu menyuruh kamu tetap datang untuk bekerja atau kamu ingin memaksakan untuk tetap ke kantor, kamu harus ingat bahwa jika kamu datang ke kantor dapat menyebarkan penyakit ke rekan kerjamu, atau jika kamu bekerja di rumah makan, kamu bisa menularkan ke pelangganmu melalui makanan atau minuman yang ada.

 

Sehingga, kamu harus membuat agar suara kamu benar-benar seperti orang sakit melalui telephone. Jika tidak, atasanmu akan tahu jika kamu berbohong. Berikut ini ada beberapa cara agar meyakinkan atasanmu jika kamu sakit :

  1. Pastikan kamu berada di ruang yang sunyi dan sepi. Jangan membuat panggilan saat berada di tempat umum seperti mall atau cafe yang bising.
  2. Coba jangan membuat izin sakit di hari Senin dan Jumat. Meskipun kamu memang sedang sakit, pikirkan lagi untuk melakukan izin sakit. Karena akan membuat rekan kerjamu berpikir jika kamu hanya mencari alasan untuk menambah hari libur.
  3. Jangan menunda untuk membuat izin sakit, karena lebih cepat lebih baik saat kamu bangun tidur dan merasa sakit langsung membuat izin. Karena saat bangun tidur suaramu akan meyakinkan saat sakit, dan selanjutnya kamu bisa fokus untuk istirahat menyembuhkan diri.
  4. Bicara lebih pelan dan lebih lembut agar membuatmu terlihat jika kamu sedang lemas.
  5. Persiapkan jika atasanmu memberi pertanyaan, misalnya jenis penyakitmu apa? Tingkat sakitmu seberapa parah? Karena hal tersebut akan menjadi pertimbangan atasanmu agar kamu tetap masuk kerja atau istirahat di rumah. Dan pastikan jika kamu akan membawa surat keterangan dokter saat berangkat bekerja lagi.
  6. Jangan malu jika saat telephone kamu batuk atau pilek, hal tersebut malah akan membuat atasanmu semakin yakin. Tetapi jangan dilakukan secara berlebihan
  7. Pastikan untuk meminta maaf sebesar-besarnya atas tidak nyaman ini.

 

  1. Hindari Sosial Media

 

Jangan kaget jika banyak yang mendapatkan peringatan atau bahkan dipecat dari pekerjaannya gara-gara mengunggah ke sosial media ketika berwisata ketika di hari tersebut kamu membuat izin cuti sakit. Hindari sosial media kecuali kamu ingin mengunggah foto sedang periksa ke rumah sakit atau foto keadaanmu yang lemas istirahat di kamar. Jadi, jika kamu pernah izin sakit hanya untuk berwisata, kamu bisa menunda untuk mengunggahnya ke sosial media selang beberapa hari atau minggu dari hari cutimu.

 

  1. Persiapkan Diri Saat Kembali Bekerja

 

Meskipun sakit bukanlah kehendak diri sendiri, tetapi kamu harus berusaha keras dan bekerja keras kapan pun saat kembali bekerja. meskipun beberapa orang meragukan jika kamu sakit, tetapi dengan kembali bekerja seperti biasanya akan mengurangi kecurigaan mereka.

Cintai bisnis anda dengan mudah.

Atur karyawan anda, dalam hitungan menit. Dimana pun. Kapan pun.