Cara Menghitung Gaji Kotor Per Bulan | Atenda.id

Penuh Inspirasi, wawasan dan pengetahuan

Atenda selalu memberikan yang terbaik dan terakurat untuk Anda

Home > Blog > Cara Menghitung Gaji Kotor Per Bulan

icon gaji.jpg


Cara Menghitung Gaji Kotor Per Bulan

Atenda.id | 29 Jan 2020

Cara Menghitung Penghasilan Kotor (Bruto) Per Bulan

Banyak pemberi pinjaman menggunakan penghasilan kotor Anda per bulan saat menentukan apakah Anda memenuhi syarat untuk pinjaman, jadi inilah cara menghitungnya sendiri.

Penghasilan kotor pada dasarnya mengacu pada total kompensasi Anda sebelum pajak atau potongan lainnya. Ini berguna untuk mengetahui karena berbagai alasan, misalnya. ketika mengajukan pinjaman Anda harus membayar setiap bulan, persetujuan biasanya bergantung pada penghasilan kotor Anda melebihi jumlah tertentu. Inilah cara menghitung milik Anda:

 

Menghitung penghasilan bulanan kotor jika Anda menerima gaji tahunan

Jika Anda dibayar gaji tahunan, perhitungannya cukup mudah. Karena penghasilan kotor mengacu pada jumlah total yang Anda dapatkan sebelum pajak, dan begitu juga gaji tahunan Anda, cukup ambil jumlah total uang (gaji) yang Anda bayarkan untuk tahun tersebut, dan kemudian bagi jumlah ini dengan 12.

Penghasilan kotor per bulan = gaji tahunan ÷ 12

Misalnya, jika Anda dibayar gaji tahunan Rp. 50.000.000 per tahun, rumus ini menunjukkan bahwa penghasilan kotor Anda per bulan adalah Rp. 4.166.000

 

Baca juga : Pengertian dan Perbedaan UMR UMP UMK

 

Menghitung penghasilan bulanan kotor jika Anda bekerja secara shift (jam kerja)

Untuk karyawan yang jadwalnya per shift (jam kerja) , perhitungannya sedikit lebih rumit. Pertama, untuk menemukan upah tahunan Anda, kalikan upah per jam Anda dengan jumlah jam Anda bekerja setiap minggu, dan kemudian dikali 52. Sekarang setelah Anda mengetahui penghasilan kotor tahunan Anda, dibagi dengan 12 untuk menemukan jumlah bulanan.

Penghasilan kotor per bulan = (gaji per jam) x (Jumlah jam per minggu) x 52 ÷ 12

Catatan: Jika jam Anda bervariasi dari minggu ke minggu, gunakan perkiraan terbaik Anda dari jumlah rata-rata jam Anda bekerja.

Misalnya, jika Anda dibayar Rp. 15.000 per jam dan bekerja 40 jam per minggu, gaji kotor mingguan Anda adalah Rp. 600.000. Mengalikan ini dengan 52 menunjukkan penghasilan kotor tahunan Rp. 31.200.000. Akhirnya, membaginya dengan 12 mengungkapkan pendapatan kotor Rp. 2.600.00 per bulan.

Penghasilan kotor per bulan = 15.000 x 40 = 600.000

                                               = 600.000 X 52 = 31.200.000

                                               = 31.200.000 ÷ 12 = 2.600.000

Jika Anda memiliki keadaan khusus, seperti jumlah jam lembur tertentu per bulan atau bonus / komisi berulang, biasanya dapat ditambahkan ke pendapatan bulanan kotor. Cara umum untuk melakukan ini adalah menentukan jumlah pembayaran lembur (atau bonus / komisi) yang Anda terima sepanjang tahun lalu, dan membaginya dengan 12. Jumlah ini kemudian akan ditambahkan ke pendapatan bulanan kotor yang Anda hitung dari gaji pokok Anda.

 

Baca juga : Daftar Kenaikan Gaji UMP di Tahun 2020 

 

Jika Anda pemilik sebuah bisnis dan bingung untuk menghitung gaji anggota karyawan, Anda tidak perlu bingung lagi. Sekarang sudah ada aplikasi yang dapat menghitung gaji anggota serta dapat memberikan bonus dan potongan gaji mereka secara otomatis maupun manual. Atenda adalah aplikasi yang dapat melakukan segalanya itu, Download sekarang di Google play dan App store sekarang juga secara gratis.

 

Download E-Book dari Atenda untuk mengetahui Tren Usaha 2020

Download Baca artikel menarik lainnya dari Atenda dengan klik tulisan ini.

Cintai bisnis anda dengan mudah.

Atur karyawan anda, dalam hitungan menit. Dimana pun. Kapan pun.