Cara Tetap Semangat Bekerja Saat Puasa | Atenda.id

Penuh Inspirasi, wawasan dan pengetahuan

Atenda selalu memberikan yang terbaik dan terakurat untuk Anda

Home > Blog > Cara Tetap Semangat Bekerja Saat Puasa

icon puasa.jpg


Cara Tetap Semangat Bekerja Saat Puasa

Atenda | 29 Apr 2019

Berpuasa selama bulan Ramadhan memiliki risiko dehidrasi yang tinggi karena makanan dan minuman terbatas sebelum matahari terbit dan terbenam. Selain itu, karena orang yang berpuasa dianjurkan untuk bangun pagi-pagi sekali untuk makan sahur, sehingga menyebabkan kurang tidur, dan dehidrasi yang dapat menyebabkan sakit kepala.

 

“Puasa sehat dimungkinkan jika Anda mengonsumsi makanan yang tepat dan dalam jumlah yang tepat,” kata Tan Sheau Kang, Ahli Diet, Departemen Diet, Singapore General Hospital (SGH), anggota kelompok SingHealth. Sebagai karyawan yang memiliki tugas untuk tetap bekerja pada bulan puasa, merupakan tantangan yang lebih karena saat puasa akan membuat kita cepat merasa lapar, lelah, dan kantuk sehingga produktivitas kerja kita berkurang.

 

Berikut ini beberapa cara agar tetap semangat dalam bekerja saat berpuasa :

 

1. Jangan lewatkan Sahur (makanan sebelum fajar)

Seperti kata pepatah, “sarapan adalah makanan paling penting hari ini”. Dan selama Ramadhan sahur menjadi lebih penting! Meskipun melewatkan sahur untuk tidur tanpa gangguan mungkin terdengar menarik, Tetapi jangan sampai melewatkan sahur Ms Tan menjelaskan, "Melewati Sahur memperpanjang periode puasa karena tubuh Anda harus bergantung pada makanan sebelumnya untuk memberi Anda semua nutrisi dan energi sampai Iftar (makan malam). Karena berpuasa akan membuat Anda cenderung merasa dehidrasi dan lelah di siang hari. Selain itu, melewatkan Sahur juga mendorong untuk makan berlebihan selama berbuka puasa, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak sehat.” 

 

2. Jangan makan berlebihan saat berbuka puasa

Sama seperti tidak disarankan untuk melewatkan Sahur, makan berlebihan ketika tiba saatnya berbuka puasa dapat membahayakan tubuh Anda. Berbuka puasa harus menjadi makanan bergizi seimbang dan bukan pesta! Terlalu banyak makan dan konsumsi makanan berlemak tinggi secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan penambahan berat badan. “Perlambat dan nikmati setiap suapan makanan Anda,” saran Ms Tan.

 

3. Hindari makan gorengan, makanan asin dan makanan tinggi gula

Tidak jarang bagi orang yang berpuasa untuk menghadiahi diri mereka dengan hidangan yang banyak, berminyak, digoreng, dan bergula. Meskipun makanan-makanan ini membuat Anda merasa enak dalam jangka pendek, mereka dapat membuat puasa keesokan harinya menjadi lebih berat. “Selain kenaikan berat badan yang tidak sehat, mengonsumsi makanan berlemak dan bergula juga menyebabkan kelesuan dan kelelahan. Selain itu, Anda harus membatasi asupan garam, terutama selama sahur (makan subuh), karena hal ini meningkatkan rasa haus, ”saran Tan. Sebagai gantinya, cobalah memasukkan makanan dari semua kelompok makanan utama termasuk buah dan sayuran, beras dan alternatif, serta daging dan alternatif. Makanan kaya serat selama bulan Ramadhan juga ideal karena dicerna lebih lambat dari makanan olahan sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.

 

4. Minumlah air sebanyak mungkin

Minum air sebanyak mungkin antara Iftar (makan malam) dan Sahur (makanan sebelum fajar) mengurangi risiko dehidrasi selama puasa. “Berusaha keras untuk minum setidaknya 8 gelas cairan setiap hari sebelum fajar dan setelah matahari terbenam. Cairan termasuk jus, susu, minuman, dan sup, tetapi air adalah pilihan terbaik, ”kata Tan. Idealnya, Anda juga harus mengurangi minuman berkafein seperti kopi, teh dan minuman bersoda. karena ini memiliki efek diuretik dan meningkatkan kehilangan cairan. Diet yang seimbang adalah kunci puasa sehat selama bulan Ramadhan. Baca terus untuk cara tentang apa yang harus dimakan selama Iftar dan Sahur.

 

5. Makan Sumber Karbohidrat Kompleks

Selain mengonsumsi buah dan sayuran saat sahur, seperti yang sudah kita jelaskan di poin No.1, kamu juga bisa menahan lapar saat puasa dengan makan karbohidrat kompleks. Kenapa? Karbohidrat kompleks itu membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh kita. Dan itu berarti kamu akan merasa kenyang lebih lama. Beberapa makanan yang mengandung Karbohidrat kompleks antara lain nasi merah, kentang, oatmeal, ubi, serelia utuh, dan quinoa yang super sehat.

 

6. Konsumsi Madu

Ada satu rahasia yang tidak bakal bikin kamu tetap capek mesti aktif beraktivitas selama puasa, yaitu dengan cara rutin meminum madu. Madu mengandung glukosa yang nantinya akan diproses tubuh menjadi energi. Meski begitu, kandungan gulanya rendah jadi bisa membantu tubuh kamu menjaga kadar gula darah. Ini sangat bermanfaat buat tubuh karena kamu bisa lebih semangat lagi menahan lapar saat puasa. Apalagi madu bisa diolah jadi berbagai makanan dan minuman, bisa jadi selai, atau makanan penutup (dessert). Efek positifnya juga bisa membuat kamu tetap fit karena bisa membunuh kuman atau bakteri yang bisa menimbulkan infek

Cintai bisnis anda dengan mudah.

Atur karyawan anda, dalam hitungan menit. Dimana pun. Kapan pun.