Daftar Kenaikan Gaji UMP UMK Tahun 2020 | Atenda.id

Penuh Inspirasi, wawasan dan pengetahuan

Atenda selalu memberikan yang terbaik dan terakurat untuk Anda

Home > Blog > Daftar Kenaikan Gaji UMP UMK Tahun 2020

Daftar Kenaikan Gaji UMP UMK Tahun 2020 | Atenda.id


Daftar Kenaikan Gaji UMP UMK Tahun 2020

Atenda.id | 05 Feb 2020

Daftar Kenaikan Gaji UMP UMK Tahun 2020

 

Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan kenaikan upah minium regional 2020 naik 8,51%, mengacu pada besaran inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam surat edaran menteri nomor B-M/308/HI.01.00/2019 yang ditujukan pada Gubernur Se-Indonesia, besaran inflasi nasional yang dimaksud adalah 3,39% dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12%.

UMP maupun UMK tersebut sudah mulai berlaku 1 Januari 2020


Berikut Daftar UMP dan UMK 2020 di seluruh Indonesia,


DKI Jakarta

Di DKI Jakarta, tidak ada Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Yang ada adalah Upah Minimum Provinsi (UMP). UMP 2020 DKI Jakarta mengalami kenaikan sekitar 8,51 persen atau Rp 335.576 dari tahun sebelumnya. Pada 2019, UMP DKI Jakarta sebesar Rp 3.900.000. Sementara, untuk UMP 2020 telah ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar Rp 4.267.349. Penetapan tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 121 tahun 2019 tentang Upah Minimum Provinsi Tahun 2020. Selanjutnya, pemerintah akan menetapkan Upah Minimum Sektoral sesuai kesepakatan dengan Asosiasi Perusahaan dan Serikat Pekerja.

 

Banten

Untuk wilayah Provinsi Banten, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2020, angka tertinggi adalah UMK Kota Cilegon yaitu Rp 4.246.081. Sementara, Kabupaten Lebak menjadi yang terendah sebesar Rp 2.710.654. Ini rincian UMK 2020 untuk kabupaten/kota di Provinsi Banten:

  1. Kota Cilegon Rp 4.246.081
  2. Kota Tangerang Selatan Rp 4.168.268
  3. Kabupaten Tangerang Rp 4.168.268
  4. Kabupaten Serang Rp 4.152.887
  5. Kota Tangerang Rp 4.119.029
  6. Kota Serang Rp 3.773.940
  7. Kabupaten Pandeglang Rp 2.758.909
  8. Kabupaten Lebak Rp 2.710.654

 

Baca juga : Pengertian dan Perbedaan UMR UMP UMK

 

Jawa Tengah

Penetapan UMK 2020 se-Jawa Tengah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Nomor 560/58 Tahun 2019. Namun, UMK ditetapkan hanya untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Pekerja yang sudah lebih dari satu tahun, besaran upah tidak mengacu pada UMK yang ditetapkan. UMK tertinggi ada di Kota Semarang yaitu Rp 2.715.000. Sementara, UMK terendah ada di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp 1.748.000. Berikut rincian UMK di Jawa Tengah:

  1. Kota Semarang Rp 2.715.000
  2. Kabupaten Demak Rp 2.432.000
  3. Kabupaten Kendal Rp 2.261.775
  4. Kabupaten Semarang Rp 2.229.880
  5. Kabupaten Kudus Rp 2.218.451
  6. Kabupaten Cilacap Rp 2.158.327
  7. Kota Pekalongan Rp 2.072.000
  8. Kabupaten Batang Rp 2.061.700
  9. Kabupaten Magelang Rp 2.042.200
  10. Kabupaten Jepara Rp 2.040.000
  11. Kota Salatiga Rp 2.034.915
  12. Kabupaten Pekalongan Rp 2.018.161
  13. Kabupaten Karanganyar Rp 1.989.000
  14. Kota Surakarta Rp1.956.200
  15. Kabupaten Klaten Rp 1.947.821
  16. Kabupaten Boyolali Rp 1.942.500
  17. Kabupaten Purbalingga Rp 1.940.800
  18. Kabupaten Sukoharjo Rp 1.938.000
  19. Kota Tegal Rp 1.925.000
  20. Kabupaten Banyumas Rp 1.900.000
  21. Kabupaten Tegal Rp 1.896.000
  22. Kabupaten Pati Rp 1.891.000
  23. Kabupaten Pemalang Rp 1.865.000
  24. Kabupaten Wonosobo Rp 1.859.000
  25. Kota Magelang Rp 1.853.000
  26. Kabupaten Purworejo Rp 1.845.000
  27. Kabupaten Kebumen Rp 1.835.000
  28. Kabupaten Blora Rp 1.834.000
  29. Kabupaten Grobogan Rp 1.830.000
  30. Kabupaten Temanggung Rp 1.825.200
  31. Kabupaten Sragen Rp 1.815.914
  32. Kabupaten Brebes Rp 1.807.614
  33. Kabupaten Rembang Rp 1.802.000
  34. Kabupaten Wonogiri Rp 1.797.000
  35. Kabupaten Banjarnegara Rp 1.748.000

 

Yogyakarta

Untuk Provinsi DI Yogyakarta, melansir situs resmi Pemerintah Provinsi DIY, UMP DIY 2020 akan naik sebesar 8,51 persen. Penentuan besaran angka UMP yang baru menggunakan dan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Kenaikan tersebut disesuaikan dengan inflasi di DIY, meskipun angkanya rendah. Besaran UMP DIY pada 2020 adalah Rp 1.704.608. Angka tersebut paling rendah jika dibandingkan dengan UMK. Jumlah itu mengalami kenaikan Rp 133.685 dibandingkan tahun 2019 yaitu sebesar Rp 1.570.923. Selengkapnya, berikut rincian UMK di DIY 2020:

  1. Kota Yogyakarta sebesar Rp 2.004.000
  2. Kabupaten Sleman sebesar Rp 1.846.000
  3. Kabupaten Bantul sebesar Rp 1.790.500
  4. Kabupaten Kulon Progo sebesar Rp 1.750.500
  5. Kabupaten Gunung kidul sebesar Rp 1.705.000

Baca juga : Cara Menghitung Gaji Kotor Per Bulan

 

Jawa Timur

UMK Provinsi Jawa Timur telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor: 188/568/KPTS/013/2019. Keputusan tersebut akan berlaku sejak 1 Januari 2020. Mengutip pemberitaan Kompas.com, Jumat (22/11/2019), Surabaya menjadi kota di Jawa Timur dengan nilai UMK tertinggi, yaitu Rp 4.200.479. Sementara itu, Kabupaten Gresik berada di urutan kedua dengan jumlah UMK sebesar Rp 4.197.030, naik Rp 329.156 dibandingkan tahun 2019. Jumlah UMK terkecil di Jawa Timur adalah Rp 1.913.321, yang berlaku di Kabupaten Sampang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Magetan. Selengkapnya, ini daftar UMK di Provinsi Jawa Timur:

  1. Kota Surabaya Rp 4.200.479
  2. Kabupaten Gresik Rp 4.197.030
  3. Kabupaten Sidoarjo Rp 4.193.581
  4. Kabupaten Pasuruan Rp 4.190.133
  5. Kabupaten Mojokerto Rp 4. 179.787
  6. Kabupaten Malang Rp 3.081.275
  7. Kota Malang Rp 2.895.502
  8. Kota Batu Rp 2.794.801
  9. Kota Pasuruan Rp 2.794.801
  10. Kabupaten Jombang Rp 2.654.095
  11. Kabupaten Tuban Rp 2.532.234
  12. Kabupaten Probolinggo Rp 2.503.265
  13. Kota Mojokerto Rp 2.456.302
  14. Kabupaten Lamongan Rp 2.423.724
  15. Kabupaten Jember Rp 2.355.662
  16. Kota Probolinggo Rp 2.319.796
  17. Kabupaten Banyuwangi Rp 2.314.278
  18. Kota Kediri Rp 2.060.924
  19. Kabupaten Bojonegoro Rp 2.016.781
  20. Kabupaten Kediri Rp 2.008.504
  21. Kabupaten Lumajang Rp 1.982.295
  22. Kabupaten Tulungagung Rp 1.958.844
  23. Kabupaten Bondowoso Rp 1.954.705
  24. Kabupaten Bangkalan Rp 1.954.705
  25. Kabupaten Nganjuk Rp 1.954.705
  26. Kabupaten Blitar Rp 1.954.705
  27. Kabupaten Sumenep Rp 1.954.705
  28. Kota Madiun Rp 1.954.705
  29. Kota Blitar Rp 1.954.705
  30. Kabupaten Sampang Rp 1.913.321
  31. Kabupaten Situbondo Rp 1.913.321
  32. Kabupaten Pamekasan Rp 1.913.321
  33. Kabupaten Madiun Rp 1.913.321
  34. Kabupaten Ngawi Rp 1.913.321
  35. Kabupaten Ponorogo Rp 1.913.321
  36. Kabupaten Pacitan Rp 1.913.321
  37. Kabupaten Trenggalek Rp 1.913.321
  38. Kabupaten Magetan Rp 1.913.321

Kemudian UMP dan UMK di wilayah lain,

  1. Papua dari sekitar Rp 3.240.900 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.516.700 pada 2020.
  2. Sulawesi Utara dari sekitar Rp 3.051.076 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.310.723 pada 2020.
  3. Bangka Belitung dari sekitar Rp 2.976.705 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.230.022 pada 2020.
  4. Papua Barat dari sekitar Rp 2.934.500 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.134.600 pada 2020.
  5. Nangroe Aceh Darussalam dari sekitar Rp 2.916.810 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.165.030 pada 2020.
  6. Sulawesi Selatan dari sekitar Rp 2.860.382 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.103.800 pada 2020.
  7. Sumatera Selatan dari sekitar Rp 2.804.453 menjadi sekitar Rp 3.043.111 pada 2020.
  8. Kepulauan Riau dari sekitar Rp 2.769.683 menjadi sekitar Rp 3.005.383 pada 2020.
  9. Kalimantan Utara dari sekitar Rp 2.765.463 menjadi sekitar Rp 3.000.803 pada 2020.
  10. Kalimantan Timur dari sekitar Rp 2.747.561 menjadi sekitar Rp 2.981.378 pada 2020.
  11. Kalimantan Tengah dari sekitar Rp 2.663.435 menjadi sekitar Rp 2.903.144 pada 2020.
  12. Riau dari sekitar Rp 2.662.025 menjadi sekitar Rp 2.888.563 pada 2020.
  13. Kalimantan Selatan dari sekitar Rp 2.651.781 menjadi sekitar Rp 2.877.447 pada 2020.
  14. Maluku Utara dari sekitar Rp 2.508.092 menjadi sekitar Rp 2.721.530 pada 2020.
  15. Jambi dari sekitar Rp 2.423.889 menjadi sekitar Rp 2.630.161 pada 2020.
  16. Maluku dari sekitar Rp 2.400.664 menjadi sekitar Rp 2.604.960 pada 2020.
  17. Gorontalo dari sekitar menjadi4.020 menjadi sekitar Rp 2.586.900 pada 2020.
  18. Sulawesi Barat dari Rp 2.369.670 menjadi sekitar Rp 2.571.328 pada 2020.
  19. Sulawesi Tenggara dari Rp 2.351.870 menjadi sekitar Rp 2.552.014 pada 2020. 
  20. Sumatera Utara dari Rp 2.303.403 menjadi sekitar Rp 2.499.422 pada 2020.
  21. Bali dari Rp 2.297.967 menjadi sekitar Rp 2.493.523 pada 2020.
  22. Sumatera Barat dari Rp 2.289.228 menjadi sekitar Rp 2.484.041 pada 2020.
  23. Lampung dari Rp 2.240.646 menjadi sekitar Rp 2.431.324 pada 2020.
  24. Kalimantan Barat dari Rp 2.211.500 menjadi sekitar Rp 2.399.698 pada 2020.
  25. Sulawesi Tengah dari Rp 2.123.040 menjadi sekitar Rp 2.303.710 pada 2020.
  26. Bengkulu dari Rp 2.040.000 menjadi sekitar Rp 2.213.604 pada 2020.
  27. NTB dari Rp 2.012.610 menjadi sekitar Rp 2.183.883 pada 2020.
  28. NTT dari Rp 1.793.293 menjadi sekitar Rp 1.945.902 pada 2020.
  29. Jawa Barat dari Rp 1.668.372 menjadi sekitar Rp 1.810.350 pada 2020.

 

 

Jika kamu pemilik sebuah bisnis dan bingung untuk menghitung gaji anggota karyawan, kamu tidak perlu bingung lagi. Sekarang sudah ada aplikasi yang dapat menghitung gaji anggota serta dapat memberikan bonus dan potongan gaji mereka secara otomatis maupun manual. Atenda adalah aplikasi yang dapat melakukan segalanya itu, Download sekarang di Google play dan App store sekarang juga secara gratis.

 

Download E-Book dari Atenda untuk mengetahui Tren Usaha 2020

Download Baca artikel menarik lainnya dari Atenda dengan klik tulisan ini.

 

Cintai bisnis anda dengan mudah.

Atur karyawan anda, dalam hitungan menit. Dimana pun. Kapan pun.