Penuh Inspirasi, wawasan dan pengetahuan

Atenda selalu memberikan yang terbaik dan terakurat untuk Anda

HOME > BLOG > Pengertian dan Perbedaan Kerja Full Time dan Part Time

By Atenda.id28 Oct 2019

padang.jpg

Apakah karyawan Anda full waktu atau part time? Atau apakah Anda memiliki masing-masing? Menetapkan batas antara full time dan part time diperlukan untuk manfaat yang berbeda, jadi penting untuk mengetahui perbedaannya.

Setiap bisnis dapat menetapkan jumlah untuk membedakan antara karyawan part time dan full time untuk tujuan pembayaran dan tunjangan. Tetapi jika Anda ingin mengatur perbedaan-perbedaan ini di perusahaan Anda, Anda perlu mengetahui berbagai undang-undang yang menentukan status part time dan full time, dan bagaimana undang-undang ini dapat memengaruhi bisnis Anda.

Misalnya, Anda dapat menetapkan jumlah jam tertentu dalam seminggu sebagai karyawan full time untuk tujuan memberikan tunjangan perawatan kesehatan kepada karyawan. Di banyak perusahaan, karyawan full time menerima tunjangan sedangkan karyawan part time tidak.

 

Bagaimana Karyawan Full time Ditentukan

Secara umum, 40 jam seminggu telah dianggap sebagai pekerjaan "full time" tetapi ada banyak contoh saat ini dalam undang-undang federal dan negara bagian di mana jam yang diperlukan untuk dianggap full time telah diturunkan.

Biro Statistik Tenaga Kerja mendefinisikan full time sebagai 35 jam atau lebih seminggu, tetapi ini hanya untuk keperluan statistik dan bukan hukum.

Sebagai manajer, Anda memiliki hak untuk menunjuk apa yang merupakan karyawan full time, selama Anda secara konsisten menerapkan kriteria Anda sendiri untuk semua karyawan dan Anda mematuhi hukum federal dan negara bagian.

Undang-undang Perawatan yang Terjangkau mendefinisikan karyawan full time yang bekerja rata-rata 35 jam seminggu, untuk tujuan mendefinisikan pembayaran yang diharuskan oleh manajer untuk pemberi kerja yang lebih besar.

 

Ketentuan Gaji dan Jam Kerja Karyawan

Cara Anda menetapkan jam kerja karyawan tidak mengubah jenis pembayaran mereka sebagai gaji dengan jam. Seorang karyawan yang digaji dibayar gaji tahunan, sementara seorang karyawan per jam dibayar dengan tarif tertentu per jam bekerja. Karyawan yang digaji biasanya adalah pekerja full time karena mereka adalah manajer dan profesional, tetapi karyawan yang digaji bisa part time jika mereka berada dalam situasi berbagi pekerjaan.

Beberapa karyawan dapat ditetapkan sebagai dibebaskan dari lembur karena posisi mereka atau jenis pekerjaan yang mereka lakukan. Karyawan yang dibebaskan biasanya dibayar dan juga biasanya full time, tetapi ini tidak selalu benar.

 

Apa itu Karyawan Part time?

Seorang karyawan part time adalah seorang karyawan yang bekerja kurang dari full time. Meskipun ini terdengar jelas, penting untuk menjelaskan perbedaan ini dalam manual kebijakan karyawan Anda.

Anda dapat menetapkan posisi karyawan tertentu atau jenis pekerjaan tertentu sebagai part time. Sebagai contoh, Anda mungkin ingin membuat semua pekerja part time dan semua karyawan administrasi full time. Anda dapat membayar karyawan part time dengan tarif per jam, dan tarif berbeda untuk berbagai jenis pekerjaan.

 

Mengapa Saya Harus Menunjuk Status Karyawan "Full time"?

Penting untuk membedakan antara karyawan full time dan part time karena karyawan part time biasanya tidak menerima:

  1. Dibayar cuti, seperti liburan atau liburan
  2. Tunjangan karyawan seperti asuransi kesehatan
  3. Dan karyawan part time sering tidak menerima rencana pensiun.

Seperti yang Anda lihat, karyawan full time lebih mahal untuk dipekerjakan daripada karyawan part time.

 

Bagaimana Cara Mengatur Jadwal Kerja Full Time dan Part time?

Mengatur jadwal kerja untuk karyawan merupakan pekerjaan yang bisa di bilang susah gampang, karena jadwal kerja karyawan sudah di tentukan dan di awasi oleh undang-undang yang berlaku. Selain itu, manajer juga harus membuat karyawannya tetap bahagia bekerja di perusahaan Anda. Cara untuk membuat karyawan Anda tetap bahagia bekerja dengan Anda meskipun jadwalnya sudah manajer buat, cobalah membuat jadwal tersebut bisa di buat sedikit lebih fleksibel, dapat di ubah dan di tukar dengan karyawan lainnya.

Saat ini, sudah terdapat aplikasi yang dapat mengatur dan mengawasi jadwal kerja karyawan Anda, yaitu nama aplikasinya adalah Atenda. Dengan menggunakan aplikasi Atenda, hanya membutuhkan smartphone Anda untuk dapat mengatur dan mengawasi jadwal kerja karyawan Anda, tanpa membutuhkan alat dan aplikasi lainnya, semuanya sudah tersedia di dalam aplikasi Atenda, Anda dapat mengunduh aplikasi Atenda secara gratis di Google Play dan App Store.

 

Baca artikel atenda lainnya dengan klik tulisan ini.

Never miss a beat!

Join 90,000+ business leaders by subscribing now

Dapatkan uji coba gratis 30 hari Anda